KUBA-TIMOR LESTE
Timor Leste-Kuba Kerja Sama Kesehatan
Senin, 6 Desember 2010 | 15:24 WIB
(AFP/HO/Roberto Chile)
Handout photo released by Cuban official website www.cubadebate.cu of former Cuban President Fidel Castro on September 21, 2010, in Havana. Fidel Castro, the longtime president and leftist icon who stepped aside during a health crisis but still leads the Cuban Communist Party, has told a reporter that Israel definitely has the right to exist.

HAVANA, KOMPAS.com — Mantan pemimpin Kuba Fidel Castro bertemu dengan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta yang bertamu ke pulau itu sebelum mengakhiri kunjungan resmi tiga hari ke negara tersebut.

"Ini adalah pengalaman yang sangat menakjubkan untuk menyaksikan kesehatan Fidel," kata Ramos Horta di bandara di Havana pada Minggu (5/12/2010) malam, menjelang meninggalkan Havana.

Dia mengatakan, selama pertemuan, mereka membahas situasi terakhir di Timor Leste dan masalah-masalah politik internasional lainnya.

Dalam kunjungannya, Ramos Horta menerima tanda penghargaan nasional tertinggi Kuba, yaitu Jose Marti Order.

Sementara itu, dia membawa Timor Leste Order in Grade of Grand Collar, yang diberikan Pemerintah Dilli kepada pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas dukungan yang diberikan Kuba untuk negaranya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Kedua pihak menjalin hubungan diplomatik pada 20 Mei 2002.

Sekitar 46.000 orang Timor telah dididik dengan metode Kuba, yaitu "Ya, saya bisa", dan 600 pemuda dilatih sebagai dokter di pulau itu.

Kuba juga menempatkan satu delegasi yang terdiri atas 193 dokter dan paramedis di negara Asia Tenggara itu.

Kesehatan, pendidikan, energi, pertanian, dan pertambangan merupakan bidang utama kerja sama antara Kuba dan Timor Leste.

source: KOMPAS.com

No comments:

Post a Comment